“Chayime, bhikkhave, dhammā sekhassa bhikkhuno parihānāya saṁvattanti.
“Para bhikkhu, enam hal ini mengarah pada kemunduran seorang bhikkhu yang masih berlatih.
“These six things lead to the decline of a mendicant trainee.
Seorang Yang Berlatih
Sutta ini singkat namun padat, mengajak kita merenungkan kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele tetapi dapat menentukan arah latihan batin. Mari kita simak dengan tenang, dan lihat bagaimana enam hal ini relevan dalam kehidupan kita sendiri.
Dalam sutta ini, Sang Buddha membabarkan enam hal yang menyebabkan kemunduran seorang bhikkhu yang masih berlatih (sekkha), yaitu kesenangan dalam bekerja, berbicara, tidur, dan berkumpul, tidak menjaga pintu indria, serta tidak tahu ukuran dalam makan. Beliau kemudian menyebutkan enam hal yang sebaliknya, yang mencegah kemunduran dan mendukung kemajuan latihan.
“Chayime, bhikkhave, dhammā sekhassa bhikkhuno parihānāya saṁvattanti.
“Para bhikkhu, enam hal ini mengarah pada kemunduran seorang bhikkhu yang masih berlatih.
“These six things lead to the decline of a mendicant trainee.
Katame cha?
Apakah enam itu?
What six?
Kammārāmatā, bhassārāmatā, niddārāmatā, saṅgaṇikārāmatā, indriyesu aguttadvāratā, bhojane amattaññutā—
Kesenangan dalam bekerja, kesenangan dalam berbicara, kesenangan dalam tidur, kesenangan dalam berkumpul, tidak menjaga pintu-pintu indria, dan tidak mengetahui ukuran dalam makan.
They relish work, talk, sleep, and company. They don’t guard the sense doors, and they eat too much.
ime kho, bhikkhave, cha dhammā sekhassa bhikkhuno parihānāya saṁvattanti.
Para bhikkhu, enam hal ini mengarah pada kemunduran seorang bhikkhu yang masih berlatih.
These six things lead to the decline of a mendicant trainee.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.