‹
AN 6.26

Mahākaccānasutta

Dengan Mahākaccāna

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 6.26

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, kita akan mendengarkan khotbah Yang Mulia Mahākaccāna tentang enam objek perenungan yang diajarkan oleh Buddha. Mari kita simak bagaimana perenungan sederhana ini digambarkan sebagai jalan keluar dari kesempitan dan cara untuk menjernihkan pikiran.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Yang Mulia Mahākaccāna menyampaikan khotbah kepada para bhikkhu tentang enam landasan perenungan (cha anussatiṭṭhāna) yang diajarkan oleh Buddha. Perenungan terhadap Buddha, Dhamma, Saṅgha, moralitas, kedermawanan, dan para dewata ini disebut sebagai jalan keluar di tengah kesempitan, yang membebaskan pikiran dari ketamakan dan membawa pada kemurnian batin.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an6.26:5.1 Selanjutnya, sahabat, seorang siswa mulia mengingat moralitasnya sendiri yang tidak terputus, tidak retak, tidak bernoda, tidak bercacat, membebaskan, dipuji oleh para bijaksana, tidak keliru, dan mengarah pada konsentrasi.

an6.26:5.2 Sahabat, ketika seorang siswa mulia mengingat moralitasnya, pada saat itu pikirannya tidak dikuasai oleh nafsu, tidak dikuasai oleh kebencian, tidak dikuasai oleh delusi;

an6.26:5.3 pada saat itu pikirannya menjadi lurus, terlepas, terbebas, dan keluar dari kemelekatan.

an6.26:5.4 ‘Kemelekatan,’ sahabat, adalah sebutan untuk lima objek kenikmatan indria.

an6.26:5.5 Siswa mulia itu, sahabat, berdiam dengan pikiran yang sepenuhnya seperti ruang angkasa—luas, agung, tanpa batas, tanpa permusuhan, tanpa niat jahat.

an6.26:5.6 Dengan menjadikan ini sebagai objek perenungan, sahabat, sebagian makhluk mencapai kemurnian batin.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.