‹
AN 6.17

Soppasutta

Tidur

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 6.17

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menyoroti teguran halus Sang Buddha kepada para bhikkhu muda yang malas. Mari kita simak bagaimana Beliau mengajarkan pentingnya ketekunan dan kewaspadaan dalam praktik spiritual.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Suatu sore, Sang Buddha dan para siswa senior berkumpul di aula pertemuan. Setelah Sang Buddha pergi, para bhikkhu muda yang baru ditahbiskan justru tidur sepanjang malam hingga matahari terbit. Keesokan harinya, Sang Buddha menegur mereka dan mengajarkan pentingnya menjaga pintu indria, makan secukupnya, tekun berjaga, serta mengembangkan kualitas-kualitas pencerahan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an6.17:5.1

Tasmātiha, bhikkhave, evaṁ sikkhitabbaṁ:

Oleh karena itu, para bhikkhu, kalian harus berlatih seperti ini:

So you should train like this:

an6.17:5.2

‘indriyesu guttadvārā bhavissāma, bhojane mattaññuno, jāgariyaṁ anuyuttā, vipassakā kusalānaṁ dhammānaṁ, pubbarattāpararattaṁ bodhipakkhiyānaṁ dhammānaṁ, bhāvanānuyogamanuyuttā viharissāmā’ti.

‘Kami akan menjaga pintu-pintu indria, makan secukupnya, tekun dalam kewaspadaan, menjadi pengamat yang jeli terhadap kualitas-kualitas bermanfaat, dan pada malam hari serta menjelang fajar, kami akan berlatih dengan tekun dalam pengembangan kualitas-kualitas yang menuju pada pencerahan.’

‘We will guard our sense doors, eat in moderation, be dedicated to wakefulness, discern skillful qualities, and pursue the development of the qualities on the side of awakening in the evening and toward dawn.’

an6.17:5.3

Evañhi vo, bhikkhave, sikkhitabban”ti.

Demikianlah, para bhikkhu, kalian harus berlatih.”

That’s how you should train.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.