an6.17:1.1 Pada suatu ketika Sang Buddha sedang menetap di dekat Sāvatthī, di Hutan Jeta, vihara Anāthapiṇḍika.
an6.17:1.2 Kemudian pada suatu sore, Sang Buddha keluar dari keheningan, pergi ke aula pertemuan, dan duduk di tempat yang telah disiapkan.
an6.17:1.3 Yang Mulia Sāriputta juga keluar dari keheningan pada sore hari, pergi ke aula pertemuan, memberi hormat kepada Sang Buddha, lalu duduk di satu sisi.
an6.17:1.4 Yang Mulia Mahāmoggallāna ...
an6.17:1.5 Yang Mulia Mahākassapa ...
an6.17:1.6 Yang Mulia Mahākaccāna ...
an6.17:1.7 Yang Mulia Mahākoṭṭhita ...
an6.17:1.8 Yang Mulia Mahācunda ...
an6.17:1.9 Yang Mulia Mahākappina ...
an6.17:1.10 Yang Mulia Anuruddha ...
an6.17:1.11 Yang Mulia Revata ...
an6.17:1.12 dan Yang Mulia Ānanda juga keluar dari keheningan pada sore hari, pergi ke aula pertemuan, memberi hormat kepada Sang Buddha, lalu duduk di satu sisi.
an6.17:1.13 Kemudian Sang Buddha menghabiskan sebagian besar malam itu dengan duduk bermeditasi, lalu bangkit dari duduknya dan masuk ke kediamannya.
an6.17:1.14 Dan tidak lama setelah Sang Buddha pergi, para Yang Mulia itu masing-masing bangkit dari duduknya dan pergi ke kediaman mereka sendiri.
an6.17:1.15 Tetapi para bhikkhu yang masih baru, yang baru saja meninggalkan keduniawian, yang baru datang pada ajaran dan disiplin ini, tidur sampai matahari terbit, sambil mendengkur.
an6.17:1.16 Sang Buddha melihat para bhikkhu itu tidur sambil mendengkur sampai matahari terbit, dengan mata dewa yang murni dan melampaui kemampuan manusia.
an6.17:1.17 Setelah melihat itu, Beliau pergi ke aula pertemuan, duduk di tempat yang telah disiapkan,
an6.17:1.18 Setelah duduk, Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu:






