“Rāgassa, bhikkhave, abhiññāya cha dhammā bhāvetabbā.
“Para bhikkhu, demi pengetahuan langsung atas keserakahan, enam hal harus dikembangkan.
“For insight into greed, six things should be developed.
Khotbah tentang Keserakahan (2)
Khotbah ini adalah bagian dari serangkaian teks pendek yang berulang-ulang, masing-masing mengganti objek yang ingin dipahami. Di sini, fokusnya adalah pada keserakahan, dan enam perenungan ditawarkan sebagai jawaban praktis.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha menyampaikan bahwa untuk memperoleh pengetahuan langsung atas keserakahan (rāga), enam hal perlu dikembangkan: perenungan terhadap Buddha, Dhamma, Saṅgha, moralitas, kedermawanan, dan para dewa. Ini adalah salah satu dari rangkaian khotbah berulang yang menekankan praktik perenungan sebagai jalan mengatasi keserakahan.
“Rāgassa, bhikkhave, abhiññāya cha dhammā bhāvetabbā.
“Para bhikkhu, demi pengetahuan langsung atas keserakahan, enam hal harus dikembangkan.
“For insight into greed, six things should be developed.
Katame cha?
Apakah enam itu?
What six?
Buddhānussati, dhammānussati, saṅghānussati, sīlānussati, cāgānussati, devatānussati.
Perenungan terhadap Buddha, perenungan terhadap Dhamma, perenungan terhadap Saṅgha, perenungan terhadap moralitas, perenungan terhadap kedermawanan, dan perenungan terhadap para dewa.
The recollection of the Buddha, the teaching, the Saṅgha, ethics, generosity, and the deities.
Rāgassa, bhikkhave, abhiññāya ime cha dhammā bhāvetabbā”ti.
Para bhikkhu, demi pengetahuan langsung atas keserakahan, enam hal ini harus dikembangkan.”
For insight into greed, these six things should be developed.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.