‹
AN 6.11

Paṭhamasāraṇīyasutta

Khotbah tentang Keramahan (1)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 6.11

Kenali dunia dalam sutta ini

Khotbah ini mengajak kita merenungkan bagaimana kebersamaan dalam komunitas spiritual dibangun bukan hanya dari kata-kata, tetapi dari sikap, tindakan, dan nilai-nilai yang dijalani bersama. Mari kita simak enam kualitas yang diajarkan Sang Buddha untuk menciptakan kehangatan dan keharmonisan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan enam kualitas yang membangkitkan keramahan (sāraṇīya) di antara para bhikkhu. Kualitas-kualitas tersebut mencakup tindakan cinta kasih melalui tubuh, ucapan, dan pikiran, berbagi perolehan materi, menjalankan moralitas yang sama, dan memiliki pandangan yang sama. Semua ini dilakukan secara terbuka maupun pribadi terhadap teman-teman sebrahmacari.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an6.11:4.1

Puna caparaṁ, bhikkhave, bhikkhu ye te lābhā dhammikā dhammaladdhā antamaso pattapariyāpannamattampi tathārūpehi lābhehi appaṭivibhattabhogī hoti sīlavantehi sabrahmacārīhi sādhāraṇabhogī, ayampi dhammo sāraṇīyo.

Selanjutnya, para bhikkhu, seorang bhikkhu berbagi tanpa menyisakan apa pun dari perolehan materi yang sah dan diperoleh secara halal, bahkan hingga isi mangkuk dana, dan menggunakannya bersama-sama dengan teman-teman sebrahmacari yang bermoral. Ini juga adalah kualitas yang membangkitkan keramahan.

Furthermore, a mendicant shares without reservation any material things they have gained by legitimate means, even the food placed in the alms-bowl, using them in common with their ethical spiritual companions. This too is a warm-hearted quality.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.