an6.10:4.1 Selanjutnya, Mahānāma, seorang siswa mulia mengingat Saṅgha:
an6.10:4.2 ‘Saṅgha para siswa Sang Bhagavā berlatih dengan baik, berlatih dengan lurus, berlatih dengan benar, berlatih dengan patut, yaitu empat pasang makhluk, delapan jenis individu. Inilah Saṅgha para siswa Sang Bhagavā yang layak menerima persembahan, layak menerima keramahan, layak menerima dana, layak menerima penghormatan dengan tangan terlipat, dan merupakan ladang jasa yang tiada taranya bagi dunia.’
an6.10:4.3 Ketika, Mahānāma, seorang siswa mulia mengingat Saṅgha, pada saat itu pikirannya tidak dikuasai oleh nafsu, tidak dikuasai oleh kebencian, tidak dikuasai oleh delusi;
an6.10:4.4 pada saat itu pikirannya menjadi lurus, dengan Saṅgha sebagai objeknya.
an6.10:4.5 Dengan pikiran yang lurus, Mahānāma, seorang siswa mulia memperoleh pemahaman akan makna, memperoleh pemahaman akan Dhamma, memperoleh kegembiraan yang berhubungan dengan Dhamma.
an6.10:4.6 Pada yang bersuka cita, muncullah kegembiraan; pada yang pikirannya gembira, tubuh menjadi tenang; yang tubuhnya tenang merasakan kebahagiaan; yang bahagia pikirannya menjadi terkonsentrasi.
an6.10:4.7 Ini disebut, Mahānāma:
an6.10:4.8 ‘seorang siswa mulia yang berdiam dalam keseimbangan di tengah orang-orang yang tidak seimbang, dan berdiam tanpa gangguan di tengah orang-orang yang terganggu. Ia telah memasuki arus Dhamma dan mengembangkan pengingatan pada Saṅgha’.”
