Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 5.84
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini adalah salah satu dari banyak khotbah pendek Sang Buddha tentang kualitas-kualitas yang membentuk karakter seorang bhikkhu. Mari kita renungkan bagaimana kualitas-kualitas ini juga relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun hubungan yang saling menghormati.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan lima kualitas yang membuat seorang bhikkhu sesepuh tidak disukai dan tidak dihormati oleh rekan-rekan sebrahmacari, serta lima kualitas yang membuatnya disayangi dan dihormati. Kualitas negatif tersebut adalah tidak berkeyakinan, tidak memiliki rasa malu, tidak takut akibat perbuatan salah, malas, dan tidak bijaksana. Sebaliknya, kualitas positifnya adalah berkeyakinan, memiliki rasa malu, takut akibat perbuatan salah, bersemangat, dan bijaksana.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
“Pañcahi, bhikkhave, dhammehi samannāgato thero bhikkhu sabrahmacārīnaṁ appiyo ca hoti, amanāpo ca agaru ca abhāvanīyo ca.
“Para bhikkhu, seorang bhikkhu sesepuh yang memiliki lima kualitas ini tidak disukai, tidak disenangi, tidak dihormati, dan tidak dihargai oleh rekan-rekan sebrahmacari.
“Mendicants, a senior mendicant with five qualities is disliked and disagreeable to their spiritual companions, not respected or admired.
imehi kho, bhikkhave, pañcahi dhammehi samannāgato thero bhikkhu sabrahmacārīnaṁ appiyo ca hoti amanāpo ca agaru ca abhāvanīyo ca.
Para bhikkhu, seorang bhikkhu sesepuh yang memiliki lima kualitas ini tidak disukai, tidak disenangi, tidak dihormati, dan tidak dihargai oleh rekan-rekan sebrahmacari.
A senior mendicant with these five qualities is disliked and disagreeable to their spiritual companions, not respected or admired.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 5.84 · Sutta tentang Orang yang Tidak Berkeyakinan | Tiga Keranjang