Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 5.82
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini adalah salah satu dari banyak khotbah pendek dalam Aṅguttara Nikāya yang menyoroti kualitas-kualitas yang seharusnya dimiliki oleh seorang bhikkhu senior. Bacalah dengan merenungkan bagaimana kualitas-kualitas ini juga relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun hubungan yang harmonis dengan sesama.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan lima kualitas yang membuat seorang bhikkhu sesepuh tidak disukai dan tidak dihormati oleh rekan-rekan sebrahmacari, yaitu tidak bebas dari nafsu, kebencian, dan delusi, serta suka mencela dan merendahkan. Sebaliknya, lima kualitas yang membuat seorang sesepuh disayangi dan dihormati adalah bebas dari nafsu, kebencian, dan delusi, serta tidak suka mencela dan tidak merendahkan. Sutta ini menekankan pentingnya pengembangan batin dan sikap hormat dalam kehidupan komunitas monastik.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
“Pañcahi, bhikkhave, dhammehi samannāgato thero bhikkhu sabrahmacārīnaṁ appiyo ca hoti amanāpo ca agaru ca abhāvanīyo ca.
“Para bhikkhu, seorang bhikkhu sesepuh yang memiliki lima kualitas ini tidak disukai, tidak disenangi, tidak dihormati, dan tidak dihargai oleh rekan-rekan sebrahmacari.
“Mendicants, a senior mendicant with five qualities is disliked and disagreeable to their spiritual companions, not respected or admired.
imehi kho, bhikkhave, pañcahi dhammehi samannāgato thero bhikkhu sabrahmacārīnaṁ appiyo ca hoti amanāpo ca agaru ca abhāvanīyo ca.
Para bhikkhu, seorang bhikkhu sesepuh yang memiliki lima kualitas ini tidak disukai, tidak disenangi, tidak dihormati, dan tidak dihargai oleh rekan-rekan sebrahmacari.
A senior mendicant with these five qualities is disliked and disagreeable to their spiritual companions, not respected or admired.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.