‹
AN 5.7

Kāmasutta

Khotbah tentang Kenikmatan Indria

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 5.7

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam khotbah ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan yang hangat dan gamblang untuk menggambarkan perhatian Beliau terhadap para bhikkhu. Mari kita simak bagaimana Beliau menjelaskan tanggung jawab seorang guru hingga muridnya berdiri sendiri.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan bahwa sebagian besar makhluk tergila-gila pada kenikmatan indria, namun seorang pemuda dari keluarga baik yang meninggalkan kehidupan rumah tangga karena keyakinan layak disebut 'yang meninggalkan keduniawian karena keyakinan'. Beliau menggunakan perumpamaan pengasuh yang dengan sigap mengeluarkan benda berbahaya dari mulut bayi, bahkan hingga berdarah, untuk menggambarkan bagaimana Beliau menjaga para bhikkhu yang belum menyempurnakan lima kekuatan: keyakinan, rasa malu, rasa takut akan perbuatan salah, energi, dan kebijaksanaan. Begitu mereka menyempurnakan kelima hal ini, Beliau tidak lagi khawatir karena mereka mampu menjaga diri sendiri.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an5.7:1.1 “Mendicants, sentient beings are mostly charmed by sensual pleasures.

an5.7:1.2 When a gentleman has abandoned the scythe and flail and gone forth from the lay life to homelessness, they’re qualified to be called ‘a faithful renunciate from a good family’.

an5.7:1.4 Because a youth can get sensual pleasures of this kind or that.

an5.7:1.5 Now, all sensual pleasures are just reckoned as ‘sensual pleasures’, regardless of whether they’re inferior, average, or superior.

an5.7:1.6 Suppose there was a little baby boy who, because of his nursemaid’s negligence, puts a stick or stone in his mouth.

an5.7:1.7 The nursemaid would very quickly notice

an5.7:1.9 If that didn’t work, she’d cradle his head with her left hand, and take it out using a hooked finger of her right hand, even if it drew blood.

an5.7:1.11 I admit she’d know, ‘This will distress the child,

an5.7:1.13 Still, it should be done by a nursemaid who wants what’s best for him, out of kindness and sympathy.

an5.7:1.14 And when the boy has grown up and has enough sense, his nursemaid would not be concerned about him, thinking:

an5.7:1.15 ‘The boy can look after himself. He won’t be negligent.’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.