Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 5.76
Kenali dunia dalam sutta ini
Mari kita renungkan bagaimana gambaran seorang prajurit di medan perang dapat menjadi cermin bagi perjuangan batin kita sendiri. Sutta ini mengajak kita untuk melihat dengan jernih berbagai pilihan dan konsekuensinya dalam menghadapi godaan.
Buddha membabarkan tentang lima jenis prajurit dalam pertempuran, mulai dari yang gugur di medan laga hingga yang berhasil menang dan berjaya. Ia kemudian menganalogikan kelima prajurit ini dengan lima tipe bhikkhu, terutama dalam menghadapi godaan nafsu dan komitmen mereka pada kehidupan suci.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an5.76:8.1 Furthermore, a mendicant lives supported by a town or village.
an5.76:8.2 He robes up in the morning and, taking his bowl and robe, enters a village or town for alms without guarding body, speech, and mind, without establishing mindfulness, and without restraining the sense faculties.
an5.76:8.3 There he sees a lady scantily clad, with revealing clothes.
an5.76:8.7 ‘Why don’t I visit the monastery and tell the monks:
an5.76:8.8 “Reverends, I am overcome with lust, mired in lust. I am unable to keep up the spiritual life.
an5.76:8.9 I declare my inability to continue training. I resign it and will return to a lesser life.”’
an5.76:8.10 But while traveling on the road, before he reaches the monastery he declares his inability to continue training. He resigns and returns to a lesser life.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 5.76 · Khotbah tentang Para Prajurit (Ke-2) | Tiga Keranjang