‹
AN 5.73

Paṭhamadhammavihārīsutta

Sutta tentang Penghuni Dhamma (Ke-1)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 5.73

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan keseimbangan antara belajar dan berlatih. Mari kita simak bagaimana Buddha meluruskan pemahaman tentang apa artinya benar-benar 'hidup dalam Dhamma'.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Seorang bhikkhu bertanya kepada Buddha tentang makna 'penghuni Dhamma' (dhammavihārī). Buddha menjelaskan bahwa sekadar mempelajari, mengajarkan, melafalkan, atau merenungkan Dhamma sepanjang hari bukanlah hidup dalam Dhamma, melainkan hanya menjadi 'banyak belajar', 'banyak mengajar', 'banyak melafalkan', atau 'banyak berpikir'. Sebaliknya, seorang penghuni Dhamma adalah mereka yang tidak menghabiskan waktu hanya dengan aktivitas-aktivitas tersebut, melainkan bertekun dalam ketenangan batin internal (cetosamatha) dan tidak mengabaikan pengasingan diri (paṭisallāna).

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an5.73:1.1

Atha kho aññataro bhikkhu yena bhagavā tenupasaṅkami; upasaṅkamitvā bhagavantaṁ abhivādetvā ekamantaṁ nisīdi. Ekamantaṁ nisinno kho so bhikkhu bhagavantaṁ etadavoca:

Kemudian seorang bhikkhu mendatangi Sang Bhagavā, memberi hormat kepada Sang Bhagavā, lalu duduk di satu sisi. Setelah duduk di satu sisi, bhikkhu itu berkata kepada Sang Bhagavā:

Then a mendicant went up to the Buddha, bowed, sat down to one side, and said to him:

an5.73:1.2

“‘dhammavihārī, dhammavihārī’ti, bhante, vuccati.

‘Penghuni Dhamma, penghuni Dhamma,’ demikianlah, Bhante, dikatakan.

“Sir, they speak of ‘one who lives by the teaching’.

an5.73:1.3

Kittāvatā nu kho, bhante, bhikkhu dhammavihārī hotī”ti?

Sejauh apakah, Bhante, seorang bhikkhu disebut penghuni Dhamma?”

How is a mendicant who lives by the teaching defined?”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.