Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 5.72
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana latihan persepsi yang tampak sederhana dapat membongkar akar penderitaan yang paling dalam. Simbolisme seorang prajurit yang menaklukkan benteng digunakan untuk menggambarkan perjuangan batin melawan belenggu-belenggu pikiran, sebuah gambaran yang kuat dan mudah dipahami.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan lima persepsi yang, jika dikembangkan dan dilatih, akan menghasilkan kebebasan hati dan kebebasan melalui kebijaksanaan. Beliau kemudian menguraikan makna dari lima julukan simbolis bagi seorang bhikkhu yang telah mencapai kebebasan sempurna, masing-masing merujuk pada padamnya berbagai belenggu dan kekotoran batin.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an5.72:1.3 The perception of impermanence, the perception of suffering in impermanence, the perception of not-self in suffering, the perception of giving up, and the perception of fading away.
an5.72:1.4 These five things, when developed and cultivated, have freedom of heart and freedom by wisdom as their fruit and benefit.
an5.72:1.5 When a mendicant has freedom of heart and freedom by wisdom,
an5.72:1.6 such a mendicant is one who is called ‘one who has lifted the cross-bar’, ‘one who has filled in the moat’, ‘one who has pulled up the pillar’, ‘one who is unimpeded’, and also ‘a noble one with banner lowered and burden dropped, detached’. …”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 5.72 · Kebebasan Hati sebagai Buah (Ke Dua) | Tiga Keranjang