an5.71:1.1 “Pañcime, bhikkhave, dhammā bhāvitā bahulīkatā cetovimuttiphalā ca honti cetovimuttiphalānisaṁsā ca, paññāvimuttiphalā ca honti paññāvimuttiphalānisaṁsā ca.
Kebebasan Batin sebagai Buah (1)
Sutta ini mengajak kita merenungkan praktik-praktik meditasi yang mendalam dan bagaimana pencapaian kebebasan digambarkan dengan gambaran yang kuat. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang lima hal yang membawa pada kebebasan batin dan kebijaksanaan.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan lima praktik meditasi yang, jika dikembangkan dan dilatih, membawa pada kebebasan batin dan kebebasan melalui kebijaksanaan. Beliau kemudian menguraikan berbagai metafora untuk menggambarkan seorang bhikkhu yang telah mencapai kebebasan sempurna, seperti mengangkat palang, mengisi parit, mencabut tiang, tanpa rintangan, dan seorang mulia dengan panji diturunkan dan beban dilepaskan.
an5.71:1.1 “Pañcime, bhikkhave, dhammā bhāvitā bahulīkatā cetovimuttiphalā ca honti cetovimuttiphalānisaṁsā ca, paññāvimuttiphalā ca honti paññāvimuttiphalānisaṁsā ca.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.