Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 5.70
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini menawarkan daftar praktik meditasi yang sederhana namun mendalam. Saat membacanya, perhatikan bagaimana setiap persepsi mengarahkan pikiran pada pelepasan dan kebijaksanaan, dan renungkan bagaimana praktik-praktik ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menyampaikan kepada para bhikkhu bahwa lima hal, jika dikembangkan dan dilatih secara berulang-ulang, akan mengarah pada akhir dari kekotoran batin (āsavakkhaya). Kelima hal tersebut adalah merenungkan ketidak-menarikan tubuh, mempersepsikan kejijikan pada makanan, mempersepsikan ketidak-senangan terhadap seluruh dunia, merenungkan ketidak-kekalan pada semua bentukan, dan menegakkan persepsi kematian dengan baik.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan ketidak-menarikan pada tubuh, memiliki persepsi kejijikan pada makanan, memiliki persepsi ketidak-senangan terhadap seluruh dunia, merenungkan ketidak-kekalan pada semua bentukan, dan persepsi kematian tertanam dengan baik dalam dirinya.
A mendicant meditates observing the ugliness of the body, perceives the repulsiveness of food, perceives dissatisfaction with the whole world, observes the impermanence of all conditions, and has well established the perception of their own death.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 5.70 · Sutta tentang Akhir dari Kekotoran Batin | Tiga Keranjang