an5.67:1.1 “Yo hi koci, bhikkhave, bhikkhu vā bhikkhunī vā pañca dhamme bhāveti, pañca dhamme bahulīkaroti, tassa dvinnaṁ phalānaṁ aññataraṁ phalaṁ pāṭikaṅkhaṁ—
an5.67:1.2 diṭṭheva dhamme aññā, sati vā upādisese anāgāmitā.
Dasar-Dasar Kekuatan Batin (1)
Sutta ini menawarkan panduan praktis bagi para praktisi, baik bhikkhu maupun bhikkhuni, tentang bagaimana mengembangkan kekuatan batin melalui lima kualitas. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang apa saja lima kualitas tersebut dan buah yang dapat diharapkan.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan bahwa siapa pun—bhikkhu atau bhikkhuni—yang mengembangkan dan melatih lima kualitas dapat mengharapkan salah satu dari dua hasil: pencerahan dalam kehidupan ini atau menjadi yang tidak kembali jika masih ada sisa kemelekatan. Lima kualitas tersebut adalah empat dasar kekuatan batin (iddhipāda) yang masing-masing disertai usaha aktif, ditambah kegigihan yang murni sebagai kualitas kelima.
an5.67:1.1 “Yo hi koci, bhikkhave, bhikkhu vā bhikkhunī vā pañca dhamme bhāveti, pañca dhamme bahulīkaroti, tassa dvinnaṁ phalānaṁ aññataraṁ phalaṁ pāṭikaṅkhaṁ—
an5.67:1.2 diṭṭheva dhamme aññā, sati vā upādisese anāgāmitā.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.