Yassa saddhā tathāgate,
Siapa yang memiliki keyakinan pada Yang Tathāgata,
Whoever has faith in the Realized One,
Kekayaan
Sutta ini mengajak kita merenungkan kembali makna kekayaan. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang lima harta batin yang tak ternilai ini.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu tentang lima jenis kekayaan sejati yang dimiliki oleh seorang siswa mulia: kekayaan keyakinan, moralitas, pembelajaran, kedermawanan, dan kebijaksanaan. Setiap jenis kekayaan diuraikan secara ringkas, menekankan bahwa kekayaan batiniah ini adalah milik yang tidak dapat dirampas dan menjadi landasan kehidupan yang bermakna.
Yassa saddhā tathāgate,
Siapa yang memiliki keyakinan pada Yang Tathāgata,
Whoever has faith in the Realized One,
acalā suppatiṭṭhitā;
tidak tergoyahkan dan kokoh berdiri;
unwavering and well grounded;
Sīlañca yassa kalyāṇaṁ,
dan siapa yang memiliki perilaku etis yang baik,
whose ethical conduct is good,
ariyakantaṁ pasaṁsitaṁ.
yang dipuji dan dicintai oleh para mulia;
praised and loved by the noble ones;
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.