Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 5.41
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini adalah wejangan langsung Sang Buddha kepada seorang perumah tangga kaya tentang bagaimana menggunakan kekayaan secara bijaksana. Mari kita simak kelima cara yang diajarkan, dan bagaimana cara-cara ini membawa ketenangan batin baik di saat kekayaan menipis maupun melimpah.
Sang Buddha menjelaskan kepada perumah tangga Anāthapiṇḍika tentang lima cara memperoleh kekayaan yang benar: membahagiakan diri sendiri dan keluarga, teman dan kolega, melindungi dari kerugian, melakukan lima persembahan, serta memberikan dukungan kepada para petapa dan brahmana. Jika kekayaan diperoleh dengan cara-cara ini, baik ketika habis maupun bertambah, seseorang tidak akan menyesal. Sutta ditutup dengan syair yang menegaskan bahwa orang bijaksana yang hidup berumah tangga dan menggunakan kekayaannya dengan benar akan dipuji di dunia ini dan bergembira di surga.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Kemudian perumah tangga Anāthapiṇḍika mendatangi Sang Bhagavā, memberi hormat kepada Beliau, lalu duduk di satu sisi. Ketika perumah tangga Anāthapiṇḍika telah duduk di satu sisi, Sang Bhagavā berkata kepadanya:
Then the householder Anāthapiṇḍika went up to the Buddha, bowed, and sat down to one side. The Buddha said to him:
Di sini, perumah tangga, seorang siswa mulia, dengan kekayaan yang diperoleh melalui usaha dan semangat, dikumpulkan dengan kekuatan tangannya, diperoleh dengan keringat, diperoleh secara sah dan benar, membuat dirinya sendiri bahagia dan puas, dengan benar memelihara kebahagiaannya;
Firstly, with his legitimate wealth—earned by his efforts and initiative, built up with his own hands, gathered by the sweat of the brow—a noble disciple makes himself happy and pleased, keeping himself properly happy.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.