Manorame āyatane,
Di tempat yang menyenangkan itu,
It’s a lovely place,
Sutta tentang Keyakinan
Sutta ini adalah khotbah singkat yang menekankan nilai praktis dari keyakinan dalam kehidupan spiritual. Perhatikan bagaimana perumpamaan pohon beringin digunakan untuk menggambarkan peran seorang umat yang berkeyakinan dalam mendukung para praktisi dan komunitasnya.
Sang Buddha menjelaskan lima manfaat yang diperoleh seorang putra keluarga yang berkeyakinan (saddha). Manfaat-manfaat ini mencakup bagaimana orang-orang baik menunjukkan simpati, mendatangi, menerima dana makanan, dan mengajarkan Dhamma kepada mereka yang berkeyakinan, serta kelahiran kembali di alam surga setelah meninggal. Sutta kemudian menggunakan perumpamaan pohon beringin besar di persimpangan jalan sebagai kiasan bagi seorang berkeyakinan yang menjadi tempat berlindung bagi banyak orang, termasuk para bhikkhu, bhikkhuni, dan umat awam.
Manorame āyatane,
Di tempat yang menyenangkan itu,
It’s a lovely place,
sevanti naṁ vihaṅgamā;
burung-burung yang terbang di angkasa sering berkunjung;
frequented by the sky-soarers.
Chāyaṁ chāyatthikā yanti,
yang membutuhkan naungan pergi ke naungannya,
Those that need shade go in the shade,
phalatthā phalabhojino.
mereka yang membutuhkan buah menikmati buahnya.
those that need fruit enjoy the fruit.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.