an5.307:1.1 “Rāgassa, bhikkhave, abhiññāya pañca dhammā bhāvetabbā.
an5.307:1.2 Katame pañca?
an5.307:1.3 Saddhābalaṁ, vīriyabalaṁ, satibalaṁ, samādhibalaṁ, paññābalaṁ—
an5.307:1.4 rāgassa, bhikkhave, abhiññāya ime pañca dhammā bhāvetabbā”ti.
Khotbah tentang Keserakahan (ke-5)
Sutta ini adalah salah satu dari banyak khotbah pendek yang mengulang pola yang sama dengan mengganti objek yang akan dipahami. Di sini, fokusnya adalah pada keserakahan, dan lima kekuatan batin menjadi alat untuk menembus hakikatnya.
Sutta ini adalah bagian dari rangkaian Rāgapeyyāla, yang berisi instruksi singkat tentang cara mengembangkan lima kekuatan spiritual untuk mencapai pengetahuan langsung atas keserakahan. Buddha menyebutkan lima hal yang harus dikembangkan: kekuatan keyakinan, energi, perhatian, konsentrasi, dan kebijaksanaan.
an5.307:1.1 “Rāgassa, bhikkhave, abhiññāya pañca dhammā bhāvetabbā.
an5.307:1.2 Katame pañca?
an5.307:1.3 Saddhābalaṁ, vīriyabalaṁ, satibalaṁ, samādhibalaṁ, paññābalaṁ—
an5.307:1.4 rāgassa, bhikkhave, abhiññāya ime pañca dhammā bhāvetabbā”ti.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.