an5.240:3.0 Tassuddānaṁ
an5.240:3.1 Āvāsiko piyo ca sobhano,
an5.240:3.2 Bahūpakāro anukampako ca;
an5.240:3.3 Tayo avaṇṇārahā ceva,
an5.240:3.4 Macchariyā duvepi cāti.
Kekikiran (Ke Dua)
Sutta ini adalah salah satu dari sekian banyak wejangan pendek dalam Aṅguttara Nikāya yang menyoroti kualitas-kualitas praktis seorang bhikkhu. Perhatikan bagaimana daftar lima hal yang sama diulang dua kali dengan arah yang berlawanan, sebuah pola khas untuk menegaskan kontras antara akibat buruk dan baik.
Sutta ini membahas lima kualitas yang menyebabkan seorang bhikkhu yang menetap (āvāsika) terlahir di neraka, dan lima kualitas sebaliknya yang membawanya ke surga. Kualitas-kualitas tersebut berkaitan dengan kekikiran (macchariya) dalam lima hal: tempat tinggal, keluarga, perolehan materi, pujian, dan ajaran. Sutta disampaikan langsung oleh Buddha kepada para bhikkhu.
an5.240:3.0 Tassuddānaṁ
an5.240:3.1 Āvāsiko piyo ca sobhano,
an5.240:3.2 Bahūpakāro anukampako ca;
an5.240:3.3 Tayo avaṇṇārahā ceva,
an5.240:3.4 Macchariyā duvepi cāti.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.