‹
AN 5.23

Upakkilesasutta

Noda-noda

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 5.23

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kualitas pikiran kita sendiri—apakah sedang keruh oleh nafsu, kebencian, atau keraguan—dan bagaimana membersihkannya agar menjadi jernih dan bermanfaat. Mari kita simak perumpamaan emas yang indah ini dan lihat bagaimana ia berlaku bagi kehidupan batin kita.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan emas murni yang terbebas dari lima noda untuk menggambarkan pikiran yang terbebas dari lima rintangan. Ketika pikiran bersih dari kelima noda batin—nafsu indrawi, niat buruk, kelambanan dan kantuk, kegelisahan dan penyesalan, serta keragu-raguan—pikiran menjadi lentur, mudah diarahkan, dan bersinar, sehingga mampu mencapai berbagai pencapaian spiritual, termasuk kekuatan batin, pengetahuan langsung, dan akhirnya kebebasan dari kekotoran batin.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an5.23:1.1 “Pañcime, bhikkhave, jātarūpassa upakkilesā, yehi upakkilesehi upakkiliṭṭhaṁ jātarūpaṁ na ceva mudu hoti na ca kammaniyaṁ na ca pabhassaraṁ pabhaṅgu ca na ca sammā upeti kammāya.

an5.23:1.3 Ayo, lohaṁ, tipu, sīsaṁ, sajjhaṁ—

an5.23:1.4 ime kho, bhikkhave, pañca jātarūpassa upakkilesā, yehi upakkilesehi upakkiliṭṭhaṁ jātarūpaṁ na ceva mudu hoti na ca kammaniyaṁ na ca pabhassaraṁ pabhaṅgu ca na ca sammā upeti kammāya.

an5.23:1.5 Yato ca kho, bhikkhave, jātarūpaṁ imehi pañcahi upakkilesehi vimuttaṁ hoti, taṁ hoti jātarūpaṁ mudu ca kammaniyañca pabhassarañca na ca pabhaṅgu sammā upeti kammāya.

an5.23:1.6 Yassā yassā ca piḷandhanavikatiyā ākaṅkhati—yadi muddikāya yadi kuṇḍalāya yadi gīveyyakāya yadi suvaṇṇamālāya—tañcassa atthaṁ anubhoti.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.