‹
AN 5.22

Dutiyaagāravasutta

Kurangnya Rasa Hormat (Ke-2)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 5.22

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana sikap dasar terhadap sesama praktisi dapat menentukan arah seluruh perjalanan spiritual. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang pentingnya rasa hormat dan perilaku selaras.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan bahwa seorang bhikkhu yang tidak hormat, tidak sopan, dan berperilaku tidak selaras terhadap para sahabat suci tidak mungkin memenuhi praktik aturan tambahan, apalagi praktik seorang yang masih berlatih, moralitas, konsentrasi, dan kebijaksanaan. Sebaliknya, bhikkhu yang hormat, sopan, dan berperilaku selaras akan mampu memenuhi semua tahapan tersebut secara berurutan hingga mencapai kebijaksanaan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an5.22:2.1

So vata, bhikkhave, bhikkhu sagāravo sappatisso sabhāgavuttiko ‘sabrahmacārīsu ābhisamācārikaṁ dhammaṁ paripūressatī’ti ṭhānametaṁ vijjati.

Tetapi, para bhikkhu, adalah mungkin bagi seorang bhikkhu yang hormat, sopan, dan berperilaku selaras terhadap para sahabat suci, untuk memenuhi praktik yang berkaitan dengan aturan-aturan tambahan.

But it is quite possible for a respectful and reverent mendicant with compatible lifestyle to fulfill the practice dealing with supplementary regulations regarding their spiritual companions.

an5.22:2.2

‘Ābhisamācārikaṁ dhammaṁ paripūretvā sekhaṁ dhammaṁ paripūressatī’ti ṭhānametaṁ vijjati.

Setelah memenuhi praktik yang berkaitan dengan aturan-aturan tambahan, adalah mungkin baginya untuk memenuhi praktik seorang yang masih berlatih.

Having fulfilled the practice dealing with supplementary regulations, it’s possible to fulfill the practice of a trainee.

an5.22:2.3

‘Sekhaṁ dhammaṁ paripūretvā sīlakkhandhaṁ paripūressatī’ti ṭhānametaṁ vijjati.

Setelah memenuhi praktik seorang yang masih berlatih, adalah mungkin baginya untuk memenuhi keseluruhan moralitas.

Having fulfilled the practice of a trainee, it’s possible to fulfill the entire spectrum of ethics.

an5.22:2.4

‘Sīlakkhandhaṁ paripūretvā samādhikkhandhaṁ paripūressatī’ti ṭhānametaṁ vijjati.

Setelah memenuhi keseluruhan moralitas, adalah mungkin baginya untuk memenuhi keseluruhan konsentrasi.

Having fulfilled the entire spectrum of ethics, it’s possible to fulfill the entire spectrum of immersion.

an5.22:2.5

‘Samādhikkhandhaṁ paripūretvā paññākkhandhaṁ paripūressatī’ti ṭhānametaṁ vijjatī”ti.

Setelah memenuhi keseluruhan konsentrasi, adalah mungkin baginya untuk memenuhi keseluruhan kebijaksanaan.”

Having fulfilled the entire spectrum of immersion, it’s possible to fulfill the entire spectrum of wisdom.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.