‹
AN 5.228

Ussūrabhattasutta

Sutta Makan Terlambat

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 5.228

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kebiasaan sederhana seperti waktu makan dapat memengaruhi banyak aspek kehidupan, baik bagi tuan rumah maupun orang-orang di sekitarnya. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang pentingnya ketepatan waktu dalam hal makan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu tentang lima kerugian bagi sebuah keluarga yang terbiasa makan terlambat di siang hari, serta lima manfaat bagi keluarga yang makan pada waktu yang tepat. Ajaran ini menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam hal makan, yang berdampak pada pelayanan kepada tamu, penghormatan kepada dewa, dukungan kepada para petapa, kinerja para pekerja, dan kualitas makanan itu sendiri.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an5.228:1.1 “Para bhikkhu, ada lima kerugian bagi sebuah keluarga yang makan di waktu yang terlambat.

an5.228:1.3 Para tamu yang berkunjung tidak dilayani pada waktunya;

an5.228:1.4 para dewa yang menerima persembahan tidak dilayani pada waktunya;

an5.228:1.5 para petapa dan brahmana yang makan satu kali sehari, yang menahan diri di malam hari, dan menjauhi makanan di waktu yang salah, tidak dilayani pada waktunya;

an5.228:1.6 para budak, pekerja, dan pelayan melakukan tugas mereka dengan lalai;

an5.228:1.7 makanan yang dimakan pada waktu yang salah tidak bergizi.

an5.228:1.8 Inilah, para bhikkhu, lima kerugian bagi sebuah keluarga yang makan di waktu yang terlambat.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.