Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 5.212
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan pentingnya menjaga keharmonisan dalam komunitas, terutama bagi mereka yang berlatih spiritual. Mari kita simak dengan hati terbuka bagaimana perilaku yang tampaknya sepele dapat membawa akibat besar.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan lima konsekuensi buruk yang akan dialami oleh seorang bhikkhu yang suka memicu pertengkaran, perselisihan, dan perkara disiplin di dalam Saṅgha. Ajaran ini menekankan bahaya dari tindakan yang merusak keharmonisan komunitas, baik secara spiritual maupun sosial.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an5.212:1.1 “Para bhikkhu, seorang bhikkhu yang membuat pertengkaran, perkelahian, perselisihan, perdebatan, dan perkara disiplin dalam Saṅgha dapat mengharapkan lima bahaya.
an5.212:1.3 Ia tidak mencapai apa yang belum dicapai; apa yang telah dicapai menjadi mundur; ia mendapat reputasi buruk; ia meninggal dalam kebingungan; dan setelah kematian, dengan hancurnya jasmani, ia terlahir kembali di alam sengsara, alam yang buruk, alam rendah, neraka.
an5.212:1.4 Para bhikkhu, seorang bhikkhu yang membuat pertengkaran, perkelahian, perselisihan, perdebatan, dan perkara disiplin dalam Saṅgha dapat mengharapkan kelima bahaya ini.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 5.212 · Sutta tentang Pembuat Pertengkaran | Tiga Keranjang