Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 5.200
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana pikiran kita terikat pada berbagai hal, dan bagaimana kita bisa menemukan jalan keluar dari keterikatan itu. Mari kita simak dengan tenang, karena ajaran ini menawarkan peta menuju kebebasan batin yang mendalam.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan lima unsur pembebasan (nissāraṇīyā dhātuyo) yang memungkinkan seorang bhikkhu terbebas dari belenggu batin. Setiap unsur adalah jalan keluar dari satu kondisi mental yang mengikat, seperti kenikmatan indria, niat buruk, kekejaman, bentuk, dan kepribadian. Dengan memfokuskan pikiran pada lawan yang lebih luhur, seseorang dapat mencapai kebebasan sejati dan mengakhiri penderitaan.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Kesenangan pada kenikmatan indria tidak lagi melekat padanya, kesenangan pada niat buruk tidak lagi melekat, kesenangan pada kekerasan tidak lagi melekat, kesenangan pada bentuk tidak lagi melekat, dan kesenangan pada kepribadian tidak lagi melekat. Karena ia tidak memiliki kecenderungan tersembunyi terhadap kesenangan pada kenikmatan indria, tidak terhadap kesenangan pada niat buruk, tidak terhadap kesenangan pada kekerasan, tidak terhadap kesenangan pada bentuk, dan tidak terhadap kesenangan pada kepribadian.
Delight in sensual pleasures, ill will, harming, form, and substantial reality don’t linger within them.
Ini, para bhikkhu, disebut seorang bhikkhu yang tanpa kecenderungan tersembunyi, yang telah memotong ketagihan, telah melepaskan belenggu, dan dengan memahami keangkuhan dengan benar, telah mengakhiri penderitaan.
That’s why they’re called a mendicant who is without underlying tendencies, who has cut off craving, cast off the fetters, and by rightly comprehending conceit has made an end of suffering.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 5.200 · Sutta Nissāraṇīya (Unsur-unsur Pembebasan) | Tiga Keranjang