an5.193:6.1 Selanjutnya, brahmana, ketika batin dikuasai dan diliputi oleh keragu-raguan, dan ia tidak mengetahui jalan keluar dari keragu-raguan yang telah muncul sebagaimana adanya, maka pada saat itu ia tidak mengetahui atau melihat apa yang baik bagi dirinya sendiri sebagaimana adanya, tidak juga apa yang baik bagi orang lain … tidak juga apa yang baik bagi keduanya sebagaimana adanya, bahkan mantra-mantra yang telah lama dihafal tidak muncul dalam pikiran, apalagi yang tidak dihafal.
an5.193:6.2 Misalnya, brahmana, seperti semangkuk air yang keruh, kotor, dan berlumpur, diletakkan dalam kegelapan.
an5.193:6.3 Di dalamnya, seorang yang berpenglihatan jernih yang memeriksa bayangan wajahnya sendiri tidak akan mengetahui atau melihatnya sebagaimana adanya.
an5.193:6.4 Demikian pula, brahmana, ketika batin dikuasai dan diliputi oleh keragu-raguan, dan ia tidak mengetahui jalan keluar dari keragu-raguan yang telah muncul sebagaimana adanya, maka pada saat itu ia tidak mengetahui atau melihat apa yang baik bagi dirinya sendiri, apa yang baik bagi orang lain, atau apa yang baik bagi keduanya sebagaimana adanya. Bahkan mantra-mantra yang telah lama dihafal tidak muncul dalam pikiran, apalagi yang tidak dihafal.
