‹
AN 5.178

Rājāsutta

Khotbah tentang Raja-Raja

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 5.178

Kenali dunia dalam sutta ini

Khotbah ini mengajak kita merenungkan hubungan antara moralitas dan konsekuensi duniawi. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha menggunakan pertanyaan retoris untuk menegaskan bahwa kebaikan tidak akan dihukum, dan bahwa hukuman hanya datang dari perbuatan buruk.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha mengajukan serangkaian pertanyaan kepada para bhikkhu tentang apakah pernah ada orang yang dihukum oleh raja justru karena menjalankan sila, seperti tidak membunuh, tidak mencuri, dan sebagainya. Para bhikkhu menjawab tidak pernah. Sang Buddha menegaskan bahwa hal itu memang tidak pernah terjadi; raja-raja menghukum orang karena perbuatan jahat yang dilakukan, bukan karena kebaikan. Khotbah ini menegaskan bahwa menjalankan moralitas bukanlah penyebab hukuman, melainkan perbuatan salah yang membawa konsekuensi duniawi.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an5.178:3.3 of a person who has given up sexual misconduct,

an5.178:3.4 and the kings have them arrested for that …?”

an5.178:3.7 I too have never seen or heard of such a thing.

an5.178:3.10 Rather, the kings are informed of someone’s bad deed:

an5.178:3.11 ‘This person had relations with women or maidens under someone else’s protection.’

an5.178:3.13 Have you ever seen or heard of such a case?”

an5.178:3.14 “Sir, we have seen it and heard of it, and we will hear of it again.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.