Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 5.174
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini adalah wejangan langsung dari Buddha kepada seorang umat awam terkemuka, Anāthapiṇḍika. Mari kita simak bagaimana Buddha merangkum inti moralitas praktis bagi mereka yang hidup berumah tangga, dengan penekanan pada manfaat yang bisa dirasakan langsung di kehidupan ini.
Dalam khotbah ini, Buddha menjelaskan kepada perumah tangga Anāthapiṇḍika tentang lima bahaya dan permusuhan yang harus ditinggalkan untuk disebut bermoral dan terlahir di alam baik. Kelima hal tersebut adalah membunuh, mencuri, berbuat salah dalam hal kenikmatan indra, berbohong, dan mengonsumsi minuman memabukkan. Buddha menekankan bahwa menghindari kelima hal ini tidak hanya membawa akibat baik di kehidupan mendatang, tetapi juga menenangkan pikiran di kehidupan saat ini.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an5.174:8.1 Perumah tangga, seseorang yang minum minuman keras, anggur, dan minuman memabukkan yang menjadi landasan kelengahan, karena sebab minum minuman keras, anggur, dan minuman memabukkan yang menjadi landasan kelengahan, menimbulkan bahaya dan permusuhan baik dalam kehidupan ini maupun kehidupan mendatang, dan mengalami penderitaan batin serta kesedihan. Seseorang yang menghindari minuman keras, anggur, dan minuman memabukkan yang menjadi landasan kelengahan tidak menimbulkan bahaya dan permusuhan baik dalam kehidupan ini maupun kehidupan mendatang, dan tidak mengalami penderitaan batin serta kesedihan.
an5.174:8.2 Bagi seseorang yang menghindari minuman keras, anggur, dan minuman memabukkan yang menjadi landasan kelengahan, bahaya dan permusuhan itu menjadi tenang."
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 5.174 · Khotbah tentang Bahaya | Tiga Keranjang