‹
AN 5.173

Nirayasutta

Khotbah tentang Neraka

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 5.173

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana perilaku sehari-hari, terutama dalam hal moralitas, membawa konsekuensi jangka panjang. Mari kita simak penjelasan Buddha tentang lima kualitas yang menentukan tujuan kelahiran.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Buddha menjelaskan bahwa seorang umat awam yang memiliki lima kualitas buruk—membunuh, mencuri, berbuat seksual salah, berbohong, dan mengonsumsi minuman keras—akan terlahir di neraka, sedangkan yang menghindari kelima hal tersebut akan terlahir di surga.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an5.173:2.1

Pañcahi, bhikkhave, dhammehi samannāgato upāsako yathābhataṁ nikkhitto evaṁ sagge.

Para bhikkhu, seorang umat awam yang memiliki lima kualitas akan ditempatkan di surga seolah-olah dibawa ke sana.

A lay follower with five qualities is placed in heaven as if delivered there.

an5.173:2.2

Katamehi pañcahi?

Apakah lima itu?

What five?

an5.173:2.3

Pāṇātipātā paṭivirato hoti …pe… surāmerayamajjapamādaṭṭhānā paṭivirato hoti.

Ia menghindari membunuh makhluk hidup, menghindari mengambil yang tidak diberikan, menghindari perbuatan seksual yang salah, menghindari berbohong, dan menghindari minuman keras, anggur, dan minuman memabukkan yang menjadi penyebab kelengahan.

They don’t kill living creatures, steal, commit sexual misconduct, lie, or consume intoxicants of beer, wine, and liquor.

an5.173:2.4

Imehi kho, bhikkhave, pañcahi dhammehi samannāgato upāsako yathābhataṁ nikkhitto evaṁ sagge”ti.

Para bhikkhu, seorang umat awam yang memiliki lima kualitas ini akan ditempatkan di surga seolah-olah dibawa ke sana.”

A lay follower with these five qualities is placed in heaven as if delivered there.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.