an5.167:1.1 Di sana Yang Mulia Sāriputta berkata kepada para bhikkhu:
an5.167:1.2 "Para sahabat, seorang bhikkhu yang ingin menegur orang lain hendaknya terlebih dahulu menegakkan lima hal dalam dirinya sendiri.
Sutta Teguran
Sutta ini mengajak kita merenungkan seni menegur dan menerima teguran dalam kehidupan bersama. Mari kita simak bagaimana Sāriputta merumuskan kriteria teguran yang sehat, dan bagaimana Buddha mengarahkan beliau untuk fokus pada mereka yang sungguh-sungguh berlatih.
Yang Mulia Sāriputta menjelaskan lima syarat yang harus dipenuhi seorang bhikkhu sebelum menegur orang lain: berbicara pada waktu yang tepat, sesuai kebenaran, dengan lembut, bermanfaat, dan dengan pikiran cinta kasih. Ia juga menguraikan bagaimana menenangkan yang ditegur secara tidak benar, memperingatkan yang menuduh tidak benar, serta menegaskan bahwa yang ditegur hendaknya berdiri pada kebenaran dan ketenangan. Di akhir sutta, Buddha menasihati Sāriputta untuk membimbing teman-teman seperjalanan suci yang layak, sambil mengabaikan mereka yang tidak serius.
an5.167:1.1 Di sana Yang Mulia Sāriputta berkata kepada para bhikkhu:
an5.167:1.2 "Para sahabat, seorang bhikkhu yang ingin menegur orang lain hendaknya terlebih dahulu menegakkan lima hal dalam dirinya sendiri.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.