‹
AN 5.140

Sotasutta

Sotasutta

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 5.140

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan yang hidup tentang gajah kerajaan untuk menggambarkan kualitas-kualitas seorang praktisi yang baik. Mari kita simak bagaimana setiap kualitas gajah tersebut dipadankan dengan kualitas batin seorang bhikkhu.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sutta ini menggunakan perumpamaan gajah kerajaan yang memiliki lima kualitas—mendengar, menghancurkan, melindungi, bertahan, dan bergerak cepat—untuk menggambarkan lima kualitas seorang bhikkhu yang membuatnya layak menerima persembahan dan menjadi ladang jasa bagi dunia. Sang Buddha menjelaskan masing-masing kualitas secara berpasangan, pertama pada gajah dan kemudian pada bhikkhu, dengan penekanan pada praktik spiritual yang mendalam.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an5.140:2.1 Dan bagaimana, para bhikkhu, gajah kerajaan menjadi pendengar?

an5.140:2.2 Di sini, para bhikkhu, gajah kerajaan memperhatikan, mengarahkan pikiran, memusatkan seluruh batin, dan mendengarkan dengan saksama apa pun tugas yang diberikan oleh pelatih gajah kepadanya—

an5.140:2.3 baik yang pernah dilakukan sebelumnya maupun yang belum pernah dilakukan—

an5.140:2.4 Dengan menjadikannya sebagai pokok pikiran, memperhatikannya dengan saksama, mencurahkan segenap perhatian, dan memasang telinga, ia mendengarkan.

an5.140:2.5 Demikianlah, para bhikkhu, gajah kerajaan menjadi pendengar.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.