“Pañcime, bhikkhave, dhammā anāyussā.
“Para bhikkhu, lima hal ini menghalangi umur panjang.
“Mendicants, these five things impede longevity.
Sutta tentang Umur Panjang (Ke-1)
Sutta ini adalah salah satu khotbah pendek Sang Buddha yang berisi panduan praktis untuk kehidupan sehari-hari. Mari kita simak dengan tenang, merenungkan bagaimana ajaran sederhana ini dapat diterapkan dalam kehidupan kita.
Dalam sutta ini, Sang Buddha membabarkan kepada para bhikkhu tentang lima hal yang menghalangi umur panjang dan lima hal yang mendukung umur panjang. Ajaran ini menekankan pentingnya perilaku yang sesuai, moderasi, dan kehidupan yang seimbang sebagai penunjang umur panjang.
“Pañcime, bhikkhave, dhammā anāyussā.
“Para bhikkhu, lima hal ini menghalangi umur panjang.
“Mendicants, these five things impede longevity.
Katame pañca?
Apakah lima itu?
What five?
Asappāyakārī hoti, sappāye mattaṁ na jānāti, apariṇatabhojī ca hoti, akālacārī ca hoti, abrahmacārī ca.
Melakukan apa yang tidak sesuai, tidak mengetahui batas dalam hal yang sesuai, memakan makanan yang tidak layak, beraktivitas pada waktu yang tidak tepat, dan tidak menjalani kehidupan suci.
Doing what is unsuitable, not knowing moderation in what is suitable, eating food unfit for consumption, activity at unsuitable times, and unchastity.
Ime kho, bhikkhave, pañca dhammā anāyussā.
Ini, para bhikkhu, adalah lima hal yang menghalangi umur panjang.
These are the five things that impede longevity.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.