Katamehi pañcahi?
Apakah lima itu?
What five?
Sīlasutta — Moralitas
Sutta ini mengajak kita merenungkan apa yang membuat seseorang benar-benar layak dihormati. Mari kita simak penjelasan singkat namun dalam tentang lima kualitas yang sempurna dalam diri seorang bhikkhu.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan lima kualitas yang membuat seorang bhikkhu layak menerima persembahan, keramahan, dana, penghormatan, dan menjadi ladang jasa terbaik bagi dunia. Kelima kualitas tersebut adalah kesempurnaan dalam moralitas, konsentrasi, kebijaksanaan, kebebasan, serta pengetahuan dan penglihatan kebebasan. Sutta ini menegaskan pentingnya pencapaian spiritual yang utuh sebagai dasar kelayakan menerima penghormatan tertinggi.
Katamehi pañcahi?
Apakah lima itu?
What five?
Idha, bhikkhave, bhikkhu sīlasampanno hoti, samādhisampanno hoti, paññāsampanno hoti, vimuttisampanno hoti, vimuttiñāṇadassanasampanno hoti.
Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu sempurna dalam moralitas, sempurna dalam konsentrasi, sempurna dalam kebijaksanaan, sempurna dalam kebebasan, dan sempurna dalam pengetahuan dan penglihatan kebebasan.
It’s when a mendicant is accomplished in ethics, immersion, wisdom, freedom, and the knowledge and vision of freedom.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.