‹
AN 4.97

Khippanisantisutta

Sutta tentang Orang yang Cepat Tanggap

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.97

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita untuk merenungkan keseimbangan antara pengembangan diri dan kontribusi kepada sesama. Perhatikan bagaimana kualitas-kualitas yang disebutkan saling melengkapi dan membentuk gambaran seorang praktisi yang utuh.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha membahas empat jenis individu yang ada di dunia berdasarkan dua kualitas: berlatih untuk kebaikan diri sendiri dan berlatih untuk kebaikan orang lain. Beliau menguraikan kombinasi dari kualitas-kualitas ini, mulai dari mereka yang hanya mementingkan diri sendiri hingga mereka yang mampu menyeimbangkan keduanya. Sutta ini menekankan pentingnya tidak hanya memiliki pemahaman dan praktik pribadi, tetapi juga kemampuan untuk berkomunikasi dan menginspirasi orang lain dalam kehidupan spiritual.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.97:4.1

Kathañca, bhikkhave, puggalo nevattahitāya paṭipanno hoti, no parahitāya?

Dan bagaimanakah, para bhikkhu, seseorang berlatih bukan demi kebaikan dirinya sendiri maupun demi kebaikan orang lain?

And how does an individual practice to benefit neither themselves nor others?

an4.97:4.2

Idha, bhikkhave, ekacco puggalo na heva kho khippanisantī hoti kusalesu dhammesu, no ca sutānaṁ dhammānaṁ dhārakajātiko hoti, no ca dhātānaṁ dhammānaṁ atthūpaparikkhī hoti, no ca atthamaññāya dhammamaññāya dhammānudhammappaṭipanno hoti;

Di sini, para bhikkhu, seseorang tidak cepat tanggap dalam hal ajaran-ajaran yang bermanfaat. Ia tidak memiliki daya ingat yang baik terhadap ajaran-ajaran yang telah didengarnya. Ia tidak merenungkan makna dari ajaran-ajaran yang telah diingatnya. Setelah tidak memahami makna dan ajaran itu, ia tidak berlatih sesuai dengan ajaran tersebut.

It’s when an individual is not quick-witted when it comes to skillful teachings. …

an4.97:4.3

no ca kalyāṇavāco hoti kalyāṇavākkaraṇo poriyā vācāya samannāgato vissaṭṭhāya anelagalāya atthassa viññāpaniyā, no ca sandassako hoti samādapako samuttejako sampahaṁsako sabrahmacārīnaṁ.

Dan ia bukanlah pembicara yang baik, bukanlah orang yang pandai berbicara. Ia tidak memiliki ucapan yang halus, jelas, tidak cacat, dan tidak mampu mengungkapkan makna dengan baik. Ia tidak mampu menasihati, mendorong, membangkitkan semangat, dan menggembirakan rekan-rekan seperjalanan spiritualnya.

Nor are they a good speaker. …

an4.97:4.4

Evaṁ kho, bhikkhave, puggalo nevattahitāya paṭipanno hoti, no parahitāya.

Demikianlah, para bhikkhu, seseorang berlatih demi kebaikan dirinya sendiri maupun orang lain, bukan demi kebaikan orang lain.

That’s how an individual practices to benefit neither themselves nor others.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.