an4.89:1.1 “Cattārome, bhikkhave, puggalā santo saṁvijjamānā lokasmiṁ.
an4.89:1.2 Katame cattāro?
an4.89:1.3 Samaṇamacalo, samaṇapuṇḍarīko, samaṇapadumo, samaṇesu samaṇasukhumālo.
Pandangan Benar
Mari kita simak bagaimana Sang Buddha menguraikan tingkatan-tingkatan pertapa, dari yang paling dasar hingga yang paling luhur, dan renungkan di mana kita berada dalam perjalanan ini.
Dalam sutta ini, Sang Buddha membahas empat tingkatan pertapa berdasarkan pencapaian spiritual mereka: pertapa yang kokoh, pertapa teratai putih, pertapa teratai merah, dan pertapa yang lembut di antara para pertapa. Tingkatan pertama memiliki delapan faktor jalan mulia, yang kedua menambahkan pengetahuan dan kebebasan benar, yang ketiga juga menguasai delapan kebebasan meditatif, dan yang keempat adalah Sang Buddha sendiri yang hidup dengan penuh kesederhanaan dan tanpa keterikatan.
an4.89:1.1 “Cattārome, bhikkhave, puggalā santo saṁvijjamānā lokasmiṁ.
an4.89:1.2 Katame cattāro?
an4.89:1.3 Samaṇamacalo, samaṇapuṇḍarīko, samaṇapadumo, samaṇesu samaṇasukhumālo.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.