Yo hoti viyatto ca visārado ca,
Siapa pun yang cakap dan percaya diri,
Whoever is competent and self-assured,
Sutta tentang Keindahan
Sutta ini menawarkan pandangan yang meneguhkan tentang bagaimana berbagai anggota komunitas—baik monastik maupun awam—dapat berkontribusi pada keindahan dan integritas Saṅgha melalui kualitas dan praktik mereka. Mari kita renungkan bagaimana kualitas-kualitas ini dapat diterapkan dalam kehidupan kita sendiri.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan empat jenis orang yang cakap, terlatih, percaya diri, banyak belajar, mengingat ajaran, dan berlatih sesuai dengan ajaran—yaitu bhikkhu, bhikkhunī, upāsaka, dan upāsikā—yang memperindah Saṅgha. Beliau menegaskan bahwa keempatnya, melalui kualitas dan praktik mereka, menjadi penghias komunitas para praktisi. Sutta ditutup dengan syair yang mengulangi pesan yang sama, menekankan pentingnya moralitas, pembelajaran, dan keyakinan.
Yo hoti viyatto ca visārado ca,
Siapa pun yang cakap dan percaya diri,
Whoever is competent and self-assured,
Bahussuto dhammadharo ca hoti;
banyak belajar, dan mengingat ajaran,
learned, a memorizer of the teachings,
Dhammassa hoti anudhammacārī,
yang hidup sesuai dengan ajaran—
who lives in line with the teaching—
Sa tādiso vuccati saṅghasobhano.
orang demikian disebut penghias Saṅgha.
such a one is said to grace the Saṅgha.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.