‹
AN 4.78

Dakkhiṇasutta

Khotbah tentang Persembahan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.78

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan praktik memberi dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha memetakan empat kondisi yang menentukan kemurnian sebuah persembahan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha menjelaskan empat cara pemurnian persembahan keagamaan (dakkhiṇa) berdasarkan moralitas pemberi dan penerima. Ajaran ini menekankan bahwa kemurnian persembahan tidak hanya ditentukan oleh satu pihak, melainkan oleh kualitas moral kedua belah pihak. Sutta ini memberikan panduan praktis bagi umat dalam memberi dana dengan bijaksana.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.78:3.1

Kathañca, bhikkhave, dakkhiṇā paṭiggāhakato visujjhati, no dāyakato?

Dan bagaimanakah, para bhikkhu, persembahan dimurnikan oleh pihak penerima, bukan oleh pihak pemberi?

And how is a religious donation purified by the recipient, not the giver?

an4.78:3.2

Idha, bhikkhave, dāyako hoti dussīlo pāpadhammo; paṭiggāhakā honti sīlavanto kalyāṇadhammā.

Di sini, para bhikkhu, pemberi tidak bermoral, berkarakter buruk; sedangkan penerima bermoral, berkarakter baik.

It’s when the giver is unethical, of bad character, but the recipient is ethical, of good character.

an4.78:3.3

Evaṁ kho, bhikkhave, dakkhiṇā paṭiggāhakato visujjhati, no dāyakato.

Demikianlah, para bhikkhu, persembahan dimurnikan oleh pihak penerima, bukan oleh pihak pemberi.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.