Saṁvaro ca pahānañca,
Menahan diri dan meninggalkan,
Restraint and giving up,
Khotbah tentang Usaha
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana upaya batin dapat diarahkan secara cerdas. Perhatikan bagaimana Sang Buddha membedakan empat area kerja yang berbeda—mencegah, meninggalkan, mengembangkan, dan memelihara—dan bagaimana semuanya saling melengkapi dalam praktik sehari-hari.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha mengajarkan kepada para bhikkhu tentang empat jenis usaha (padhāna) yang penting dalam praktik spiritual: usaha untuk menahan diri dari hal-hal buruk yang belum muncul, usaha untuk meninggalkan hal-hal buruk yang telah muncul, usaha untuk mengembangkan hal-hal baik yang belum muncul, dan usaha untuk memelihara hal-hal baik yang telah muncul. Khotbah ini menekankan pentingnya upaya yang seimbang dan berkesinambungan dalam latihan batin.
Saṁvaro ca pahānañca,
Menahan diri dan meninggalkan,
Restraint and giving up,
bhāvanā anurakkhaṇā;
pengembangan dan pemeliharaan;
development and preservation:
Ete padhānā cattāro,
inilah empat usaha
these are the four efforts
desitādiccabandhunā;
yang diajarkan oleh Kerabat Matahari.
taught by the Kinsman of the Sun.
Yo hi bhikkhu idhātāpī,
Siapa pun bhikkhu yang dengan tekun melaksanakan ini
Any mendicant who keenly applies these
khayaṁ dukkhassa pāpuṇe”ti.
akan mencapai akhir penderitaan.”
may attain the ending of suffering.”
Navamaṁ.
Yang kesembilan.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.