‹
AN 4.67

Ahirājasutta

Khotbah tentang Raja Ular

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.67

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini adalah salah satu sutta perlindungan (paritta) yang populer. Saat membacanya, perhatikan bagaimana cinta kasih (mettā) diarahkan secara spesifik kepada makhluk-makhluk tertentu dan bagaimana hal itu menjadi landasan perlindungan diri.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Seorang bhikkhu di Sāvatthī meninggal karena digigit ular. Sang Buddha menjelaskan bahwa bhikkhu itu tidak meliputi empat keluarga raja ular dengan pikiran cinta kasih. Beliau kemudian mengajarkan sebuah paritta perlindungan diri yang terdiri dari cinta kasih kepada semua makhluk dan penghormatan kepada Buddha, Dhamma, dan Saṅgha.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.67:3.1

Katamāni cattāri?

Apakah empat itu?

What four?

an4.67:3.2

Virūpakkhaṁ ahirājakulaṁ, erāpathaṁ ahirājakulaṁ, chabyāputtaṁ ahirājakulaṁ, kaṇhāgotamakaṁ ahirājakulaṁ.

Keluarga raja ular Virūpakkha, keluarga raja ular Erāpatha, keluarga raja ular Chabyāputta, dan keluarga raja ular Kaṇhāgotamaka.

The royal snake families of Virūpakkha, Erāpatha, Chabyāputta, and Kaṇhāgotamaka. …

an4.67:3.3

Na hi nūna so, bhikkhave, bhikkhu imāni cattāri ahirājakulāni mettena cittena phari.

Para bhikkhu, bhikkhu itu tentu tidak meliputi empat keluarga raja ular ini dengan pikiran cinta kasih.

an4.67:3.4

Sace hi so, bhikkhave, bhikkhu imāni cattāri ahirājakulāni mettena cittena phareyya, na hi so, bhikkhave, bhikkhu ahinā daṭṭho kālaṁ kareyya.

Sebab, para bhikkhu, jika bhikkhu itu telah meliputi empat keluarga raja ular ini dengan pikiran cinta kasih, maka ia tidak akan meninggal dunia karena digigit ular.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.