an4.65:5.1 Ajjhattañca pajānāti,
an4.65:5.2 bahiddhā ca vipassati;
an4.65:5.3 Vinīvaraṇadassāvī,
an4.65:5.4 na so ghosena vuyhatī”ti.
an4.65:5.5 Pañcamaṁ.
Penampilan
Sutta ini mengajak kita merenungkan kecenderungan alami manusia dalam menilai orang lain. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha mengelompokkan cara-cara penilaian tersebut dan apa konsekuensinya.
Sang Buddha membabarkan empat jenis individu yang ada di dunia berdasarkan tolok ukur yang mereka gunakan untuk menilai orang lain: penampilan, suara, praktik pertapaan, dan Dhamma. Syair-syair penutup kemudian menguraikan bahaya menilai berdasarkan penampilan dan suara, serta keunggulan memahami batin sendiri dan melihat tanpa rintangan.
an4.65:5.1 Ajjhattañca pajānāti,
an4.65:5.2 bahiddhā ca vipassati;
an4.65:5.3 Vinīvaraṇadassāvī,
an4.65:5.4 na so ghosena vuyhatī”ti.
an4.65:5.5 Pañcamaṁ.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.