‹
AN 4.61

Pattakammasutta

Perbuatan yang Patut

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.61

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini berbicara langsung tentang kehidupan sehari-hari seorang perumah tangga, terutama dalam hal mengelola kekayaan dan membangun kualitas batin. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merangkai ajaran tentang hal-hal yang sulit diperoleh namun sangat diinginkan, serta langkah-langkah praktis untuk mewujudkannya.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan kepada perumah tangga Anāthapiṇḍika tentang empat hal yang diinginkan, disukai, dan sulit diperoleh di dunia: kekayaan yang sah, kemasyhuran, umur panjang, dan kelahiran kembali di alam surga. Beliau kemudian menjelaskan empat kualitas yang menunjang perolehan hal-hal tersebut, yaitu keyakinan, moralitas, kedermawanan, dan kebijaksanaan. Terakhir, Beliau menguraikan empat perbuatan yang patut dilakukan dengan kekayaan yang diperoleh secara sah, serta menegaskan pentingnya menggunakan kekayaan pada tempat yang layak.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.61:17.1

Sa kho so, gahapati, ariyasāvako uṭṭhānavīriyādhigatehi bhogehi bāhābalaparicitehi sedāvakkhittehi dhammikehi dhammaladdhehi imāni cattāri pattakammāni kattā hoti.

Demikianlah, perumah tangga, seorang siswa mulia yang dengan kekayaan sah yang diperoleh melalui usaha dan semangat, dikumpulkan dengan kekuatan tangan, diperoleh dengan keringat, diperoleh secara benar dan sesuai Dhamma, telah melakukan empat perbuatan yang patut ini.

These are the four fitting deeds that a noble disciple does with the legitimate wealth he has earned by his efforts and initiative, built up with his own hands, gathered by the sweat of the brow.

an4.61:17.2

Yassa kassaci, gahapati, aññatra imehi catūhi pattakammehi bhogā parikkhayaṁ gacchanti, ime vuccanti, gahapati, bhogā aṭṭhānagatā apattagatā anāyatanaso paribhuttā.

Perumah tangga, kekayaan siapa pun yang habis untuk hal lain selain empat perbuatan yang patut ini, dikatakan kekayaan itu tidak digunakan pada tempatnya, tidak pada tujuan yang layak, dan tidak pada sasaran yang tepat.

Whatever wealth is spent on something other than these four fitting deeds is said to not be usage within means on a deserved and fitting cause.

an4.61:17.3

Yassa kassaci, gahapati, imehi catūhi pattakammehi bhogā parikkhayaṁ gacchanti, ime vuccanti, gahapati, bhogā ṭhānagatā pattagatā āyatanaso paribhuttāti.

Tetapi perumah tangga, kekayaan siapa pun yang habis untuk empat perbuatan yang patut ini, dikatakan kekayaan itu digunakan pada tempatnya, pada tujuan yang layak, dan pada sasaran yang tepat.

But whatever wealth is spent on these four fitting deeds is said to be usage within means on a deserved and fitting cause.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.