Etādisaṁ yaññamanussarantā,
Mereka yang mengingat pengorbanan semacam itu,
Those who recall such sacrifices,
Khotbah tentang Suppavāsā
Sutta ini adalah salah satu khotbah pendek yang menekankan pada praktik kedermawanan (dāna) dalam kehidupan sehari-hari umat awam. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merangkai ajaran tentang memberi makanan menjadi empat manfaat konkret yang mudah dipahami.
Sang Buddha mengunjungi kediaman Suppavāsā, seorang umat awam perempuan dari suku Koliya, setelah ia mempersembahkan makanan. Sang Buddha kemudian mengajarkan bahwa ketika seorang siswa mulia memberikan makanan, ia memberikan empat hal kepada penerimanya: umur panjang, kecantikan, kebahagiaan, dan kekuatan. Sebagai balasannya, ia akan memperoleh keempat hal tersebut, baik di alam surgawi maupun sebagai manusia.
Etādisaṁ yaññamanussarantā,
Mereka yang mengingat pengorbanan semacam itu,
Those who recall such sacrifices,
Ye vedajātā vicaranti loke;
hidup di dunia dengan penuh inspirasi.
live in the world full of inspiration.
Vineyya maccheramalaṁ samūlaṁ,
Mereka telah mengusir noda kekikiran hingga ke akar-akarnya,
They’ve driven out the stain of stinginess, <j>root and all,
Aninditā saggamupenti ṭhānan”ti.
tanpa cela, mereka menuju ke alam surga.”
blameless, they go to a heavenly place.”
Sattamaṁ.
Ketujuh.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.