Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 4.55
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini adalah salah satu ajaran Buddha yang paling praktis dan menyentuh tentang kehidupan berumah tangga. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merespons harapan sederhana namun mendalam dari sepasang suami istri, dan apa kunci yang Beliau berikan agar hubungan mereka langgeng hingga kehidupan mendatang.
Dalam kunjungannya ke kediaman perumah tangga Nakula's father, Sang Buddha menerima pernyataan dari pasangan suami-istri tersebut tentang kesetiaan mereka satu sama lain dan harapan untuk tetap bersama di kehidupan mendatang. Menanggapi hal ini, Sang Buddha mengajarkan bahwa untuk dapat saling bertemu di kehidupan ini dan berikutnya, suami-istri hendaknya setara dalam empat hal: keyakinan, moralitas, kedermawanan, dan kebijaksanaan. Sutta ditutup dengan syair yang menggambarkan kebahagiaan pasangan yang setara dalam praktik Dhamma, baik di dunia ini maupun di alam surga.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.55:1.2 At one time the Buddha was staying in the land of the Bhaggas at Crocodile’s Bellow, in the deer park at Bhesakaḷā’s Wood.
an4.55:1.3 Then the Buddha robed up in the morning and, taking his bowl and robe, went to the home of the householder Nakula’s father, where he sat down on the seat spread out.
an4.55:1.4 Then the householder Nakula’s father and the housewife Nakula’s mother went up to the Buddha, bowed, and sat down to one side. Nakula’s father said to the Buddha,
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.