Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 4.53
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini menawarkan cermin yang menarik untuk merenungkan kualitas hubungan kita. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha melukiskan empat tipe pasangan, dari yang paling suram hingga yang paling cemerlang, dan apa artinya bagi kehidupan kita sehari-hari.
Dalam perjalanan antara Madhurā dan Verañjā, Sang Buddha bertemu dengan sekelompok perumah tangga dan mengajarkan empat cara hidup bersama. Ia menggunakan perumpamaan 'mayat hidup' (chava) dan 'dewa' (deva) untuk menggambarkan kualitas moral pasangan suami-istri, menekankan pentingnya moralitas, kedermawanan, dan kebebasan dari kekikiran dalam kehidupan berumah tangga. Sutta ditutup dengan syair yang menggambarkan kebahagiaan pasangan yang setara dalam moralitas, baik di dunia ini maupun di alam surga.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Disvā yena bhagavā tenupasaṅkamiṁsu; upasaṅkamitvā bhagavantaṁ abhivādetvā ekamantaṁ nisīdiṁsu. Ekamantaṁ nisinne kho te gahapatī ca gahapatāniyo ca bhagavā etadavoca:
Setelah melihat, mereka mendekati Sang Bhagavā, memberi hormat, lalu duduk di satu sisi. Ketika mereka telah duduk di satu sisi, Sang Bhagavā berkata kepada mereka:
They went up to the Buddha, bowed, and sat down to one side. The Buddha said to them:
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.