Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 4.51
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana tindakan memberi, terutama kepada mereka yang berlatih dengan sungguh-sungguh, dapat menghasilkan kebajikan yang melimpah dan tak terukur. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang empat arus kebajikan ini.
Sang Buddha menjelaskan empat arus kebajikan yang melimpah yang muncul ketika seorang bhikkhu menggunakan empat kebutuhan pokok—jubah, dana makanan, tempat tinggal, serta obat dan perlengkapan bagi yang sakit—sambil berdiam dalam konsentrasi batin yang tak terbatas. Kebajikan yang dihasilkan oleh para penyumbang ini tak terukur, bagaikan air di samudra yang tak dapat dihitung. Sutta ditutup dengan syair yang mengibaratkan arus kebajikan seperti sungai-sungai yang mengalir ke samudra.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.51:5.1 Para bhikkhu, bagi seorang siswa mulia yang memiliki empat arus kebajikan dan kebaikan ini, tidaklah mudah untuk mengukur jumlah kebajikannya dengan mengatakan: ‘Sebanyak inilah arus kebajikan, arus kebaikan, yang memelihara kebahagiaan, mengarah ke alam surga, berbuah kebahagiaan, menuju ke surga, dan mengarah pada apa yang disukai, diinginkan, menyenangkan, bermanfaat, dan membahagiakan.’ Namun, ia hanya dianggap sebagai tumpukan kebajikan yang tak terhitung, tak terukur, dan besar.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 4.51 · Kebajikan yang Melimpah (Pertama) | Tiga Keranjang