an4.48:5.1 Ia harus berbicara dan menerangkan Dhamma,
an4.48:5.2 mengibarkan panji para petapa.
an4.48:5.3 Kata-kata yang baik diucapkan adalah panji para petapa,
an4.48:5.4 karena Dhamma adalah panji para petapa.”
an4.48:5.5 Yang kedelapan.
Khotbah tentang Visākha
Sutta ini menggambarkan suasana hangat di mana Sang Buddha memuji seorang bhikkhu yang sedang mengajar. Perhatikan bagaimana pujian tersebut kemudian mengalir menjadi syair tentang kekuatan kata-kata dan pentingnya mengungkapkan kebijaksanaan melalui ucapan.
Sang Buddha mendengar khotbah Dhamma yang diberikan oleh Yang Mulia Visākha, putra Pañcāli, kepada para bhikkhu di aula pertemuan. Beliau memuji khotbah tersebut dan kemudian menyampaikan syair tentang pentingnya berbicara untuk mengenali kebijaksanaan seseorang, serta mengibarkan panji para petapa melalui kata-kata yang baik dan ajaran Dhamma.
an4.48:5.1 Ia harus berbicara dan menerangkan Dhamma,
an4.48:5.2 mengibarkan panji para petapa.
an4.48:5.3 Kata-kata yang baik diucapkan adalah panji para petapa,
an4.48:5.4 karena Dhamma adalah panji para petapa.”
an4.48:5.5 Yang kedelapan.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.