‹
AN 4.39

Ujjayasutta

Kepada Ujjaya

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.39

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, kita akan menyaksikan bagaimana Buddha merespons pertanyaan brahmana Ujjaya tentang pengorbanan. Beliau tidak serta-merta menolak atau menerima, melainkan menunjukkan kriteria yang lebih dalam: apakah pengorbanan itu melibatkan kekerasan terhadap makhluk lain atau tidak. Mari kita simak percakapan ini untuk memahami ajaran Buddha tentang praktik keagamaan yang sejati.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Brahmana Ujjaya bertanya kepada Buddha apakah Beliau memuji pengorbanan (yañña). Buddha menjawab dengan membedakan dua jenis pengorbanan: pengorbanan yang penuh kekerasan karena menyembelih makhluk, yang tidak dipuji-Nya, dan pengorbanan tanpa kekerasan, seperti pemberian rutin yang dilakukan secara teratur, yang justru dipuji-Nya. Beliau menegaskan bahwa para Arahanta dan mereka yang sedang menempuh jalan menuju kesempurnaan hanya menghadiri pengorbanan yang tidak mencelakakan makhluk lain.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.39:2.1

Yathārūpe ca kho, brāhmaṇa, yaññe neva gāvo haññanti, na ajeḷakā haññanti, na kukkuṭasūkarā haññanti, na vividhā pāṇā saṅghātaṁ āpajjanti;

“Tetapi, brahmana, dalam jenis pengorbanan di mana sapi tidak disembelih, kambing dan domba tidak disembelih, ayam dan babi tidak disembelih, dan berbagai makhluk tidak mengalami pembantaian—

But take the kind of sacrifice where cattle, goats and sheep, chickens and pigs, and various kinds of creatures are not slaughtered.

an4.39:2.2

evarūpaṁ kho ahaṁ, brāhmaṇa, nirārambhaṁ yaññaṁ vaṇṇemi, yadidaṁ niccadānaṁ anukulayaññaṁ.

brahmana, Aku memuji pengorbanan yang tidak penuh kekerasan seperti itu, yaitu pemberian rutin sebagai pengorbanan yang membawa keberuntungan.

I do praise that kind of non-violent sacrifice; for example, a regular gift as a propitious sacrifice.

an4.39:2.3

Taṁ kissa hetu?

Mengapa demikian?

Why is that?

an4.39:2.4

Evarūpañhi, brāhmaṇa, nirārambhaṁ yaññaṁ upasaṅkamanti arahanto vā arahattamaggaṁ vā samāpannāti.

Karena, brahmana, para Arahanta atau mereka yang telah memasuki jalan menuju ke-Arahanta-an akan menghadiri pengorbanan yang tidak penuh kekerasan seperti itu.”

Because perfected ones and those who are on the path to perfection will attend such a non-violent sacrifice.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.