‹
AN 4.33

Sīhasutta

Sīhasutta: Singa

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.33

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menggunakan perumpamaan yang hidup untuk menggambarkan betapa mendalamnya pengaruh ajaran Buddha. Mari kita renungkan bagaimana auman singa mengguncang hutan, dan bagaimana ajaran tentang ketidakkekalan mengguncang keyakinan kita yang selama ini nyaman.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha mengumpamakan diri-Nya dengan singa, raja segala binatang, yang aumnya menakuti makhluk lain. Demikian pula, ketika Tathāgata muncul di dunia dan mengajarkan Dhamma tentang kepribadian (sakkāya), asal-mulanya, lenyapnya, dan jalan menuju lenyapnya, bahkan para dewa yang berumur panjang menjadi gentar karena menyadari ketidakkekalan mereka. Sutta ini menekankan kekuatan dan kewibawaan ajaran Buddha dalam mengguncang pandangan keliru tentang kekekalan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.33:6.1

Avītivattā sakkāyaṁ,

'Kami belum melampaui kepribadian!

‘We haven’t passed beyond substantial reality!

an4.33:6.2

aniccā kira bho mayaṁ;

Ternyata kami tidak kekal!'

It turns out we’re impermanent!’

an4.33:6.3

Sutvā arahato vākyaṁ,

Demikianlah mereka berkata saat mendengar kata-kata

So they say when they hear the word

an4.33:6.4

vippamuttassa tādino”ti.

dari Yang Tercerahkan, yang bebas dan tak tergoyahkan."

of the perfected one, free and unaffected.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.