Dānañca peyyavajjañca,
Memberi dan ucapan yang ramah,
Giving and kindly words,
Khotbah tentang Kerukunan
Sutta ini menawarkan refleksi sederhana namun mendalam tentang bagaimana kita membangun hubungan yang sehat. Mari kita renungkan empat kualitas yang diajarkan Buddha ini dan bagaimana kita dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha mengajarkan empat landasan kerukunan (saṅgahavatthūni) yang menjaga keharmonisan dalam masyarakat: memberi, ucapan ramah, menolong, dan kesetaraan. Beliau menekankan bahwa tanpa landasan ini, bahkan hubungan orang tua dan anak pun tidak akan berjalan harmonis. Dengan mempraktikkan keempat hal ini, orang bijaksana mencapai kebesaran dan dipuji.
Dānañca peyyavajjañca,
Memberi dan ucapan yang ramah,
Giving and kindly words,
atthacariyā ca yā idha;
serta menolong di sini;
taking care here,
Samānattatā ca dhammesu,
dan kesetaraan dalam hal-hal duniawi,
and treating equally in worldly conditions,
tattha tattha yathārahaṁ;
sesuai dengan yang pantas dalam setiap kasus.
as they deserve in each case.
Ete kho saṅgahā loke,
Landasan kerukunan ini di dunia,
These ways of being inclusive in the world
rathassāṇīva yāyato.
bagaikan pasak kereta yang bergerak.
are like a moving chariot’s linchpin.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.